![]() |
Kanamara Matsuri/binjaikota.blogspot.com |
Setiap daerah memiliki tradisi dan budaya yang aneh yang mungkin terdengar tak lazim bagi daerah lain, Jepang mungkin terkenal sebagai salah satu budaya dengan kehidupan zeksualitas yang paling longgar dan bebas, bahkan dari era masa lampau.
zeks di Jepang bukan lagi hal yang tabu, Meski sama-sama menjunjung tinggi adat ketimuran, tetapi jauh di bandingkan dengan negara Kita.
Jepang sendiri di anggap negara yang membuat atau penyedia film-film zeks paling subur di dunia, di Jepang, rumah produksi khusus film JAV banyak sekali dan bukan suatu kejahatan, hal ini karena pemerintah Jepang telah melegalkan indrustri ini sejak tahun 70-an.
Di kutip dari laman binjaikota.blogspot.com, di bandingkan dengan negara-negara di barat yang saat itu kental dengan nilai kristiani, Jepang lebih inovatif dan terbuka terhadap berbagai jenis fantasi zeksual sejak zaman dahulu kala.
Nah, dari pada penasaran langsung saja redaksi binjaikota.blogspot.com sajikan fakta-fakta tentang budaya zeks paling aneh di Jepang.
Oshouji
Anda tentu tidak pernah menyangka, bahwa seni kaligrafi kanji di Jepang yang di kenal sebagai seni yang paling penuh dengan makna filosofis dan berkelas tinggi itu ternyata bisa juga digunakan sebagai penyalur hasyrat zeksual, lho, Hal ini dikenal sebagai Oshouji, sebuah tradisi kuno di mana seseorang akan menuliskan kata-kata jorok dan berbau zeksual atau bahkan merendahkan pasangan dalam sebuah kaligrafi yang indah dan artistik.
Nyotaimori
Ini adalah sebuah acara memakan sajian (biasanya berupa sushi atau sashimi) yang akan di sajikan di atas tubuh telanjang wanita atau nampannya, makannya pun tidak boleh menggunakan sumpit, dan melainkan dengan menggunakan bibir langsung yang secara kasar dengan menjilat makanan yang ada di atas tubuh telanjang sang wanita atau nampannya.
Tradisi unagi atau belut
Para pecinta sushi pasti akan langsung membayangkan kudapan sushi dengan belut yang lezat, namun di unagi disini mempunyai makna yang berbeda, jangan kaget, karena sejak zaman yang mungkin setara dengan masa Yunani kuno, para wanita Jepang biasa memasukkan belut hidup kedalam organ kewanitaan mereka.
Para wanita kuno ini membiarkan belut ini bergerak-gerak di dalam kewaitaan mereka hingga mereka mencapai orgasme, selain itu, belut juga di tasbikan sebagai afrodisiak alami masyarakat Jepang, ironisnya, pada tradisi ini belut yang membawa solmanella dan berbagai parasit lainnya yang melah berbahaya bagi kesehatan organ intim wanita tersebut.
Kanamara Matsuri
Kanamara matsuri adalah sebuah festival Shinto kuno yang dilakukan untuk menghormati kesuburan, mecegah penyakit zeksual menular, dan mengumpulkan uang untuk penilitian HIV.
Di kutip dari laman binjaipos,blogspot.com, jika diterjamahkan, Kanamara Matsuri berarti ''Big Iron Penis Lord'' atau dewa penis besi raksasa, usut punya usut, acara tahunan yang selalu dirayakan pada minggu pertama di bulan April di Kawasaki, Jepang, kemudian di akhiri pada minggu pertama di bulan yang sama.
Ritual ini telah di selenggarakan sejak tahun 1600-an, menurut legenda, seorang iblis pernah bersembunyi di dalam miss V seorang gadis dan kemudian mengebiri Mr P dua pria sekaligus, alhasil, para gadis meminta bantuan pada seorang pandai besi untuk membuat Mr P dari besi, yang akan digunakan untuk memerangi iblis tersebut.
Onda Matsuri
Onda Matsuri adalah salah satu festival kesuburan paling kuno di Jepang, Onda Matsuri atau secara harfiah diartikan sebagai fesival sawah, memiliki ritual zeks publik yang diadakan pada tanggal 3 Febuari di Kuil Asuka-ni-imasu di jepang Barat.
Onda Matsuri selalu di adakan pada hari Minggu pertama di bulan Febuari (awalnya itu diadakan pada hari kesebelas di bulan pertama dalam kalender lunar), sekitar 1.400 tahun yang lalu, Asuka menjadi jantung politik, budaya dan spiritual di Jepang, Kuil Shinto ini di kenal luas berkat ritus kesuburan legendaris yang kabarnya dapat membawa keberuntungan dalam perjodohan, pernikahan dan kehamilan.
Dan berikut itulah beberapa hal tentang budaya zeks paling aneh yang ada di Jepang.
binjaikota.blogspot.com
Post a Comment